Bersama Travel Umroh Terpercaya Ibadah Haji dan Umroh menjadi lebih mudah

Tampilkan postingan dengan label info islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info islami. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Mei 2017

Obat HIV Aids ditemukan Oleh Dokter Muslim



HIV AIDS adalah suatu penyakit mematikan sehingga semua orang takut terjangkitinya. HIV AIDS penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Gejala atau tanda-tanda penyakit ini sangat sulit terdeteksi dan membutuhkan waktu lama. Hingga saat ini HIV AIDS masih menjadi misteri yang sulit diatasi. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja, melainkan anak-anak juga.

Penularan HIV AIDS bisa melalui hubungan seks, transfusi darah dan cara-cara lainnya. Secara perlahan penderitanya akan mempunyai tubuh yang lemah dan kemungkinan besar meninggal. Sungguh mengerikan penyakit Ini, tidak hanya mengganggu kesehatan bahkan penderitanya dikucilkan oleh masyarakat. Padahal, orang yang sedang sakit sangat membutuhkan semangat serta dukungan dari orang sekitar.

Sebenarnya, kita masih bisa bermasin bersama penderita HIV AIDS karena penulannya pun tak semudah yang dibayangkan. Asalkan tidak melakukan apapun yang memicu penularan penyakit, tentu aman saja.

Para penderita HIV AIDS selama ini sangat berharap ada obat yang bena-benar bisa menyembuhkannya. Bukan hanya obat yang mencegah atau menghambat perkembangan HIV saja dan dapat menimbulkan ketergantungan. Sejauh ini obat yang digunakan untuk mengobati HIV AIDS adalah antiretroveral (ARV) yang mampu menghambat perkembangan HIV tapi, belum bisa menyembuhkan.

Penelitian Obat HIV AIDS

Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk pertama kalinya para ilmuwan sukses mengedit materi genetik HIV secara permanen. Penemuan ini tentu menjadi angin segar dunia kesehatan dan merupakan awal upaya penyembuhan pasien HIV AIDS.

Penelitian tersebut diketuai oleh seorang profesor muslim Prof. Kamel Khalili berasal dari Temple University. Beliau menggunakan teknologi rekaya gen dengan cara pemisahan DNA dari strain HIV-1 yang diambil dari organ terinfeksi.

Para peneliti memanfaatkan protein CRISPR-Cas9 yang bisa mengidentifikasi gen tertentu serta menghilangkannya. CRISPR merupakan rangkaian DNA yang telah diekstrak dari bakteri yang dicampurkan dengan enzim Cas 9. Protein CRISPR-Cas 9 ini disebut dengan “Gunting Molekuler” . Gunting molekuler ini berhasil menyembuhkan penyakit genetik duchenne muscular dystropy.

Suatu materi genetik yang telah dihasilkan oleh bakteri dan diberi nama CRISPR bersama CAS 9 bergerak mencari materi genetik HIV lalu memotongnya. Menggunakan metode ini Prof. Khalili bersama tim sukses melenyapkan HIV secara permanen dari sel T CD4 manusia. Selain itu, CD4 pun terproteksi dengan baik dari infeksi tulang.

Penelitian Prof. Khalili dan kawan-kawan mengungkap bahwa gunting molekuler tidak hanya melenyapkan HIV saja, melainkan memberi perlindungan terhadap infeksi tulang. Walaupun begitu penelitian ini belum dipatenkan serta memerlukan riset lebih lanjut sampai benar-benar mampu diaplikasikan untuk penderita HIV AIDS.

Prof. Khalili menyatakan bahwa akan segera menindaklanjuti hasil riset tersebut dan melakukan percobaan dengan skala besar. Semoga hal ini benar adanya dan HIV AIDS bisa disembuhkan secara permanen. Sehingga, dapat mengurangi angka kematian di dunia serta menyelamatkan hidup anak-anak penderita HIV AIDS.

Sementara para ilmuwan dan para pelaku medis berusaha menemukan obat yang manjur menyembuhkan HIV AIDS, kita harus melakukan pencegahan. Tentunya dengan tidak melakukan hal-hal yang menjadi penularan virus HIV. Sayangi hidupmu dan jaga kebahagian keluargamu!

Senin, 20 Maret 2017

Umat yang diusir Rasulullah di Telaga padang Mahsyar

ilustrasi

KITA tentu merasa bangga menjadi umat Rasulullah bukan? Memandangkan, Nabi kita itu sangat menyayangi kita. Ia lebih peduli terhadap umatnya daripada dirinya sendiri. Ia selalu memikirkan kesejahteraan umatnya.

Meski begitu, tak semua umat Nabi Muhammad memperoleh keselamatan. Bahkan, ada sekumpulan umatnya yang diusir olehnya pada hari kiamat. Siapakah mereka?
Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu mengisahkan, pada suatu hari Nabi mendatangi kuburan. Lalu beliau mengucapkan salam, "Semoga keselamatan senantiasa menyertai kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukminin, dan kami insya Allah pasti akan menyusul kalian."

Selanjutnya beliau bersabda, "Aku sangat berharap untuk dapat melihat saudara-saudaraku."

Mendengar ucapan ini, para sahabat kehairanan. Sehingga mereka bertanya, "Bukankah kami adalah saudara-saudaramu wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab, "Kalian adalah sahabat-sahabatku, sedangkan saudara-saudaraku adalah umatku yang akan datang kelak."

Kembali para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana engkau dapat mengenali umatmu yang sampai saat ini belum dilahirkan?" Beliau menjawab, "Menurut pendapat kalian, andai ada orang yang mempunyai kuda yang di dahi dan ujung-ujung kakinya berwarna putih dan kuda itu berada di tengah-tengah kuda-kuda lain yang berwarna hitam legam, tidakkah orang itu dapat mengenali kudanya? "

Para sahabat menjawab, "Tentu saja orang itu dengan mudah mengenali kudanya." Maka Rasulullah menimpali jawaban mereka dengan bersabda, "Sebenarnya umatku pada hari kiamat akan datang dalam keadaan wajah dan ujung-ujung tangan dan kakinya bersinar petanda mereka berwudhu semasa hidupnya di dunia. "

Aku akan menanti umatku di pinggir telagaku di alam mahsyar. Dan ketahuilah bahawa akan ada dari umatku yang diusir oleh Malaikat. Sebagaimana seekor unta yang tersesat dari pemiliknya dan mendatangi tempat minum milik orang lain, sehingga ia pun diusir. Melihat sebahagian orang yang mempunyai tanda-tanda pernah berwudhu, maka aku memanggil mereka, "Kemarilah." Namun para malaikat yang mengusir mereka berkata, "Sebenarnya mereka sepeninggalmu telah mengubah-ubah ajaranmu."

Mendapat penjelasan semacam ini, maka aku (Rasulullah) berkata, "Menjauhlah, menjauhlah wahai orang-orang yang sepeninggalku mengubah-ubah ajaranku," (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim).


sumber islampos.com

Minggu, 05 Maret 2017

Kisah Uwais Al Qarni Menggendong Ibunya Naik Haji

Gambar ilustrasi

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.
Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al Isra’ ayat 23).

Sahabat dunia islam, berbakti kepada orang tua adalah kewajiban seorang anak seperti pepatah “Belum dikatakan berbuat baik kepada Islam, orang yang belum berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tuanya.” Syaikhul Jihad Abdullah Azzam.

Dalam kesempatan kali ini kisah islam akan menceritakan Kisah Uwais Al Qarni Menggendong Ibunya Naik Haji. Seorang wali Allah yang namanya terkenal di langit, namun tidak dikenal di bumi.

Uwais Al Qarni hidup di zaman setelah Rasulullah wafat. Namun Rasulullah pernah bercerita tentang Uwais Al Qarni kepada sayyidina Umar dan sayyidina Ali tanpa pernah bertemu dengan Uwais Al Qarni, kemudian Rasulullah berpesan kepada mereka, “Jika kamu bisa meminta kepadanya untuk memohonkan ampun (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) untukmu, maka lakukanlah!”.
Lantas, apa istimewanya seorang Uwais Al Qarni hingga Rasulullah sendiri meminta kedua sahabatnya untuk dimintakan ampunan kepada Allah melalui perantara Uwais Al Qarni?
Apa yang menyebabkan do’a Uwais Al Qarni begitu dimakbulkan oleh Allah?
Uwais Al Qarni adalah seorang pemuda dari Yaman yang tinggal berdua dengan ibunya yang sudah tua renta, lumpuh dan buta. Ayahnya sudah lama meninggal.
Uwais Al Qarni adalah pemuda yang bukan hanya taat beribadah namun juga taat kepada ibunya.
Apa yang menjadi pinta ibunya, dia pasti akan segera melaksanakannya. Termasuk saat ibunya meminta naik haji.

Uwais Al Qarni hanyalah pemuda yatim yang miskin, jadi saat ibunya meminta naik haji, pikirannya menjadi kalut karena untuk naik haji membutuhkan perbekalan dan kendaraan, sedangkan unta saja mereka tidak punya. Namun Uwais Al Qarni tidak ingin mengecewakan ibunya.
Maka Uwais Al Qarni pun mencari cara untuk mengabulkan permintaan ibunya.
Lalu muncullah ide yang aneh.

Uwais Al Qarni membuatkan sebuah kandang di puncak bukit untuk seekor anak lembu miliknya.
Untuk memberi makan dan mengembalikan lembu ke kandang, Uwais Al Qarni harus menggendong lembu itu naik-turun bukit.
Hal itu dilakukannya setiap hari selama delapan bulan.
Saat musim haji tiba, lembu Uwais Al Qarni telah berbobot 100 kg, dan tubuh Uwais Al Qarni sendiri menjadi lebih berotot dan lebih kuat akibat latihannya menggendong lembu naik-turun bukit setiap harinya selama delapan bulan.

Lalu apa tujuan Uwais Al Qarni berbuat demikian?
Ternyata latihan itu bertujuan untuk melatih tubuhnya untuk mampu menggendong ibunya selama melakukan perjalanan jauh.
Kemudian berangkatlah Uwais Al Qarni dan ibunya untuk menunaikan ibadah haji.
Uwais Al Qarni menggendong ibunya yang tua renta itu sambil berjalan kaki selama perjalanan dari Yaman menuju Mekkah, melewati padang pasir yang tandus dan panas.

Uwais menggendong ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah! Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya.
Uwais berjalan tegap menggendong ibunya tawaf di Ka’bah. Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah melihat Baitullah. Di hadapan Ka’bah, ibu dan anak itu berdoa. “Ya Allah, ampuni semua dosa ibu,” kata Uwais. “Bagaimana dengan dosamu?” tanya ibunya heran. Uwais menjawab, “Dengan terampunnya dosa Ibu, maka Ibu akan masuk surga. Cukuplah ridho dari Ibu yang akan membawa aku ke surga.”

Subhanallah, itulah keinganan Uwais yang tulus dan penuh cinta. Allah SWT pun memberikan karunianya, Uwais seketika itu juga disembuhkan dari penyakit sopaknya. Hanya tertinggal bulatan putih ditengkuknya. Tahukah kalian apa hikmah dari bulatan disisakan di tengkuk? itulah tanda untuk Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, dua sahabat utama Rasulullah SAW untuk mengenali Uwais.

Beliau berdua sengaja mencari Uwais di sekitar Ka’bah karena Rasullah SAW berpesan “Di zaman kamu nanti akan lahir seorang manusia yang doanya sangat makbul. Kamu berdua pergilah cari dia. Dia akan datang dari arah Yaman, dia dibesarkan di Yaman. Dia akan muncul di zaman kamu, carilah dia. Kalau berjumpa dengan dia minta tolong dia berdua untuk kamu berdua.”
“Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan meminta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah, membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kamis, 02 Maret 2017

Anda ingin Jualan Online tapi gak punya Produk? Gratis disini solusinya tanpa ribet langsung Jualan!



Tahukah Anda...

Selama ini ID/Akun BebasBayar Anda memiliki sebuah misteri yang dapat menghasilkan tambahan PROFIT Sebesar Rp5.000.000/bulan.
Dari Transaksi PLN, PDAM, Tiket Pesawat, dan pembayaran lainnya, Bukan?
Atau dari transaksi downline? Bukan Juga!

Anda bisa melakukan DROPSHIP BARANG dengan keuntungan lebih dari Rp50.000/produk di Winmarket dengan menggunakan Akun BebasBayar, segera buka https://www.winmarket.id/?b=8c673522 lalu klik Daftar.
NB. Bagi yg sudah jadi member BebasBayar langsung login dengan ID & PIN member BebasBayar

Rabu, 01 Maret 2017

Air Kesehatan Xenza Gold Menyembuhkan Segala Penyakit Dalam Tubuh


26 Manfaat Air Alkaline Xenza Gold Herballove Bagi Tubuh: 

Mengatasi Kelelahan
Mengatasi Eksim/eczema/dermatitis dan masalah kulit
Mengatasi penyakit Jantung
Mengatasi Kesulitan pencernaan (sendawa, kembung, sensitivitas di pinggang, gas usus, regurgitasi, cegukan, atau kurangnya nafsu makan, mual, muntah, diare, konstipasi, kolik pada anak-anak)
Mengatasi gangguan Liver
Mengatasi gangguan Pankreas dan mengurangi kelebihan asam dan mengatur keseimbangan gula darah.
Mengatasi masalah Usus kecil/usus 12 jari sangat penting untuk proses asimilasi makanan yang tepat dan sebagai limfosit penghasil untuk jaringan sistem limfatik.
Mengatasi masalah Ginjal Pada orang dewasa, sekitar 1 liter darah/menit mengalir melewati ginjal. Ginjal berfungsi menjaga kadar basa darah dan mengekstrak asam berlebih.
Mengatasi masalah Usus Besar (Colon) Usus besar adalah bagian terakhir dari system pencernaan, Tindakan pembersihan usus dengan mengkonsumsi air alkali harus dilakukan minimal 2 kali per hari.
Mengatasi masalah Limpa, Terdapat sekitar 600-700 kelenjar getah bening dalam tubuh. Cairan getah bening membawa nutrisi ke sel dan menghapus produk asam limbah. Cairan getah bening akan mengalir dengan baik dalam lingkungan alkalin.
Mengatasi Kanker ,Sel-sel kanker tidak berkembang dalam lingkungan alkalin/basa
Mengatasi masalah tekanan darah
Mengatasi masalah Kolesterol.
Mengatasi masalah Diabetes
Mengatasi Osteoporosis Osteoporosis adalah kondisi progresif di mana tulang menjadi lemah dan secara struktural lebih mungkin untuk keropos dan fraktuk/ patah
Mengatasi Obesitas/Weight management Saat tubuh kita sudah terlalu asam tubuh akan merespon dengan cara menyimpan lemak untuk melindungi organ organ vital dari asam ini.
mengatasi Stroke Gangguan Fungsi syaraf otak Secara ringkas penyakit stroke
Meningkatkan daya absorbsi vitamin dan mineral tubuh
Detox, mengurangi dan membersihkan lender dalam dinding usus sehingga usus dapat bekerja dengan baik
Super Anti Oxidant, membantu menetralkan radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan sel
Micro Cluster, ukuran molekul air lebih kecil sehingga air lebih mudah terserap oleh tubuh
Cleansing, membersihkan zat zat yang tidak bermanfaat untuk tubuh, sehingga organ tubuh dapat bekerja maksimal
Mengandung pH yang tinggi sehingga menetralisir limbah asam berbahaya
Membuang tumpukan racun dalam tubuh
Kaya akan oksigen
Meningkatkan pH asam menjadi pH basa
Dengan mengkonsumsi Xenza Gold secara rutin maka berfungsi sebagai terapi membantu memulihkan : Maag, Asam urat, Kolesterol, Diabetes, kanker, Asma, Vertigo, Batu ginjal, Jantung, Stroke, Darah tinggi, Darah rendah, Liver, Hipertensi, Panas dalam, Sariawan dll
Di cari agent penjualan seluruh Indonesia
---------------------------------
http://www.herballove.click
Untuk Info & Pemesanan silakan hubungi :
Jamil Reza
Telepon/ SMS/ WA : 0813 8897 6158

Sabtu, 25 Februari 2017

Kisah Sebutir Korma Penghalang Terkabulnya Do’a

Gambar hanya Ilustrasi

Sahabat dunia islam , dibawah ini adalah sebuah Cerita Teladan dari Sebutir Korma Penghalang Terkabulnya Do’a semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita dibawah ini.

Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram.

Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya. Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa.

4 Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali.
Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.

“Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT,” kata malaikat yang satu.

“Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram,” jawab malaikat yang satu lagi.

Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. “Astaghfirullahal adzhim” ibrahim beristighfar.
Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.

Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. “4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?” tanya ibrahim.
“Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma” jawab anak muda itu.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?”. Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. “Nah, begitulah” kata ibrahim setelah bercerita, “Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?”.

“Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya.”

“Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu.”
Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim.

4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. “Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain.”

“O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas.”

Dari cerita diatas menunjukan bahwa walaupun sebutir biji korma yang bukan hak kita tetapi kita ambil dan kita makan maka akibatnya bisa fatal. Oleh sebab itu berhati-hatilah dgn makanan yg masuk ke tubuh kita, sudah halal-kah? lebih baik tinggalkan bila ragu-ragu. Mencari rizki yang halal untuk keluarga kita.

Sabtu, 18 Februari 2017

Kisah Inspiratif Seorang Ibu yang 43 Tahun Menyamar Sebagai Laki-laki Demi Anak Perempuannya

Kisah hidup Sisa Abu Daooh, seorang wanita Mesir berusia 65 tahun yang sangat inspiratif terdengar hingga ke Presiden Mesir. Sang Presiden pun menganugerahi penghargaan kepada Sisa sebagai “Pengorbanan Ibu yang Terbaik”. Pengorbanan apa yang telah dilakukan Sisa hingga pemerintahan negaranya merasa harus memberikannya penghargaan? Berikut kisah inspiratif Sisa Abu Daooh selengkapnya.

Sisa menerima penghargaan dari Presiden Mesir

Sisa Abu Daooh (kanan) dan anak perempuannya (kiri)
Sisa selama ini diketahui berprofesi sebagai tukang batu dan juga penyemir sepatu. Namun orang-orang mengenalnya sebagai seorang laki-laki, karena pekerjaan keras yang dijalaninya selama ini di negaranya memang selalu dilakukan oleh kaum adam. Sisa ternyata adalah perempuan dengan satu orang anak yang juga perempuan. Ia telah menjalani profesi tersebut selama 43 tahun terakhir!
Sisa rela melakukan pekerjaan laki-laki tersebut demi bisa membesarkan anak gadisnya. Demi bisa bekerja layaknya laki-laki, Ia rela menggunduli rambutnya, memakai pakaian yang longgar layaknya seorang pria, dan kemudian menjalani pekerjaan sebagai tukang batu dan penyemir sepatu.
Sisa yang buta huruf, ditinggal mati oleh suaminya saat usia kandungannya baru 6 bulan. Setelah melahirkan anak perempuannya, Ia mulai berpikir untuk bekerja demi bisa menghidupi dirinya dan anak satu-satunya. Di Mesir, negeri yang konservatif, sulit buat perempuan seperti Sisa untuk mendapatkan pekerjaan. Sisa bisa saja menikah lagi, namun Ia tidak ingin menikah dengan pria yang tidak dicintainya.
Keluarga besar Sisa marah dan terkejut dengan jalan hidup Sisa yang menyamar sebagai laki-laki demi bisa bekerja, apalagi Ia bekerja sebagai tukang batu. Namun demi anak gadisnya, Sisa rela melakukan hal tersebut dan berkeras hati ingin mencukupi kebutuhan keluarganya sendiri tanpa bergantung pada orang lain.
Sisa justru merasa ada untungnya berpakaian layaknya laki-laki, karena Ia terhindar dari godaan laki-laki. Sisa hanya bekerja demi keluarga dan benar-benar tidak punya harapan untuk menemukan laki-laki lain yang mau menikahinya.
Ketika masih muda, Sisa merasa sekuat 10 orang pria. Namun diakuinya, berpura-pura menjadi laki-laki sangatlah sulit. Ia akui tidak bisa lepas dari sisi feminimnya. Demi keluarga dan anak perempuannya, Ia rela melakukan apa pekerjaan apa saja. Suatu waktu Ia pernah ingin berhenti menjadi laki-laki dan menjalani pekerjaan laki-laki, tapi sayangnya anaknya sakit keras, maka terpaksa menjalani pekerjaan sebagai tukang batu demi biaya pengobatan anaknya.
“Saya tidak bisa membaca, tidak pernah sekolah, hanya ini satu-satunya cara untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya,” tutur Sisa menjelaskan.
Sisa yang kini sudah tidak sekuat dulu lagi, tetap ingin dikenal sebagai laki-laki. Meskipun Ia kini telah berterus terang tentang keadaannya yang sebenarnya, namun Sisa tetap ingin melihatnya sebagai laki-laki kepala keluarga yang menafkahi keluarganya. Sisa muda adalah tukang batu, di usianya yang semakin menua Ia berganti profesi sebagai penyemir sepatu.
Anaknya sudah dewasa, Ia pun sudah tua dan tidak bisa bekerja seperti dulu lagi. Ia pun membagi kisahnya ke media hingga terdengar oleh Pemerintah Pusat Mesir. Presiden Mesir akhirnya menganugerahi penghargaan kepada Sisa sebagai “Pengorbanan Ibu yang Terbaik” dalam acara resmi kenegaraan. Sisa mengenakan pakaian laki-laki saat menerima penghargaan tersebut.
Sungguh sebuah pengorbanan luar biasa seorang ibu untuk anak perempuannya. Apapun Ia lakukan demi bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Semoga Allah membalas keikhlasan ibu luar biasa tersebut dengan balasan yang lebih luar biasa di sisa hidupnya di dunia, dan juga di akhirat kelak. Amiin...
(Sumber : http://1001kisahteladan#com)

Rabu, 15 Februari 2017

Jangan Percaya Jika ada Mengaku Bertemu Nabi Khidhir?

Jin juga banyak mendatangi manusia di beberapa tempat, dan mengatakan bahwa dia adalah Khidhir, sehingga orang itu meyakini bahwa memang itu Khidhir, padahal dia hanyalah jin

Jika ada orang di zaman ini yang mengaku sebagai Nabi Khidhir atau bertemu Nabi Khidhir ‘alahissalam yang kisahnya ada dalam Al Qur’an, maka jangan percaya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –rahimahullah– mengatakan: “Jin juga banyak mendatangi manusia di beberapa tempat, dan mengatakan bahwa dia adalah Khidhir, sehingga orang itu meyakini bahwa memang itu Khidhir, padahal dia hanyalah jin.

Oleh karena itu, setan tidak berani mengatakan kepada seorangpun dari sahabat Nabi bahwa dia itu Khidhir, dan tidak seorang pun dari sahabat Nabi mengatakan bahwa saya telah melihat Khidhir. Namun hal ini hanya terjadi setelah zaman sahabat, dan semakin akhir zamannya, semakin banyak kejadiannya.
Bahkan jin biasa mendatangi kaum yahudi dan nasrani, dan mengatakan bahwa dia Khidhir. Sehingga kaum yahudi punya sinagog yang dikenal dengan Sinagog Khidhir, begitu pula banyak gereja kaum nasrani dikunjungi oleh Khidhir ini.
Dan Khidhir yang mendatangi orang ini berbeda dengan khidhir yang mendatangi orang itu, oleh karenanya diantara mereka ada yang mengatakan bahwa setiap wali itu memiliki Khidhir (sendiri-sendiri), padahal sebenarnya itu hanyalah JIN yang bersamanya” (Kitab Annubuwwat, hal: 1056-1058).
Syeikhul Islam –rahimahullah– juga mengatakan: “Tidak ada sahabat Nabi yang mengatakan bahwa dia didatangi oleh Khidhir, karena sesungguhnya Khidhir (yang bersama) Musa telah wafat. Dan Khidhir yang banyak mendatangi manusia, itu hanyalah jin yang menyerupakan dirinya dengan rupa manusia, atau manusia pendusta.
Dan tidak mungkin itu malaikat dengan perkataannya “saya adalah Khidhir“, karena malaikat itu tidak akan berdusta, tapi yang berdusta hanyalah jin dan manusia dan para Sahabat Nabi itu LEBIH ALIM untuk digoda dengan tipuan semacam ini” (Majumu’ul Fatawa, 1/249).
Wallahu a’lam.
Penulis: Ust. Musyaffa Ad Darini, Lc., MA.
Artikel Muslim.Or.Id

Nabi Nuh, Bapak Seluruh Manusia Setelah Nabi Adam

Nabi Nuh disebut juga “bapak seluruh manusia” (أبو البشر/ Abul Basyar) selain Nabi Adam, karena semua manusia setelah kejadian banjir di zaman Nabi Nuh adalah anak keturunan beliau

Nabi Nuh disebut juga “bapak seluruh manusia” (أبو البشر/ Abul Basyar) selain Nabi Adam, karena semua manusia setelah kejadian banjir di zaman Nabi Nuh adalah anak keturunan beliau. Banjir Nabi Nuh terjadi pada seluruh dunia sehingga tidak ada manusia yang selamat kecuali yang berada di atas kapal bersama nabi Nuh. Manusia yang berada bersama nabi Nuh di atas kapal ditakdirkan Allah tidak mempunyai keturunan lanjutan lagi setelah kejadian tersebut.

Banjir nabi Nuh terjadi di seluruh dunia

Allah menurunkan banjir sampai-sampai gunung yang tinggi tidak bisa menjadi tempat berlindung. Salah satuaAnak Nabi Nuh tidak bisa selamat dari banjir padahal ia berlindung di atas gunung.
Allah Ta’ala berfirman,
 هِيَ تَجْرِي بِهِمْ فِي مَوْجٍ كَالْجِبَالِ وَنَادَى نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَبْ مَعَنَا وَلا تَكُنْ مَعَ الْكَافِرِينَ قَالَ سَآوِي إِلَى جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ قَالَ لا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلا مَنْ رَحِمَ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ
Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.” Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!” Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan” (Huud : 42-43).
Seluruh orang kafir yang tidak beriman di muka bumi akan terkena banjir sehingga tidak tersisa sedikit pun, sebagaimana doa nabi Nuh:
وَقَالَ نُوحٌ رَبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا
Nuh berkata: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi” (Nuh : 26).
Semua yang tersisa di bumi yaitu yang tidak naik perahu nabi Nuh tenggelam. Allah berfirman,
فَأَنْجَيْنَاهُ وَمَنْ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ * ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan. Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa.” (Asy-Syuara 119-120).

Hanya Anak Keturunan Nabi Nuh yang berlanjut

Beberapa ulama Menjelaskan bahwa terdapat anak Nabi Nuh yang berimana bersama beliau di atas kapal. Bersama itu pula ada orang-orang yang beriman bersama Nabi Nuh di atas kapal. Hanya saja Allah mentakdirkan yang terus mempunyai keturunan adalah Nabi Nuh dan anaknya saja. Dalam riwayat lainnya, yang manusia yang selamat selain Nabi Nuh dan anaknya meninggal karena wabah sehingga mereka tidak mempunya keturunan.
Jadilah nabi Nuh adalah “bapak seluruh manusia” setelah nabi Adam. Allah berfirman,
وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan” (As-Shaffat: 77).
Ahli tafsir di kalangan tabi’in, Imam Qatadah, menafsirkan,
الناس كلهم من ذرية نوح عليه السلام
Manusia semuanya adalah keturunan Nuh ‘alaihssalam”1.
Ibnu Katsir menjelaskan dalam kitab sejarah Al-Bidayah wan Nihayah,
فإن الله لم يجعل لأحد ممن كان معه من المؤمنين نسلا ولا عقبا سوى نوح عليه السلام …فكل من على وجه الأرض اليوم من سائر أجناس بني آدم ينسبون إلى أولاد نوح الثلاثة وهم سام وحام ويافث
“Allah tidak menjadikan seorangpun yang bersama Nabi Nuh dari orang-orang yang beriman anak dan keturunan kecuali Nuh ‘alaihis salam saja… Semua yang ada di muka bumi sekarang dinisbatkan kepada ketiga anak Nabi Nuh yaitu Sam, Ham dan Yafidz”2.
Al-Hamawi menjelaskan,
كان أول من نزله نوح عليه السلام لما خرج من السفينة ومعه ثمانون إنسانا فبنوا لهم مساكن بهذا الموضع وأقاموا به فسمي الموضع بهم ثم أصابهم وباء فمات الثمانون غير نوح عليه السلام وولده فهو أبو البشر كلهم
“Orang pertama yang turun kapal adalah Nuh ‘alaihis salam, ketika beliau keluar dari kapal, beliau bersama 80 manusia. Mereka membangun tempat tinggal di tempat itu dan menetap di sana. Kemudian mereka tertimpa wabah penyakit, sehingga 80 orang  tersebut meninggal kecuali Nuh ‘alaihis salam dan anaknya. Maka beliau adalah Abul Basyar (bapak seluruh manusia)”3.
Demikian semoga bermanfaat.
***
@Laboratorium RS Manambai, Sumbawa Besar
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel Muslim.or.id